Showing posts with label Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Jokowi. Show all posts

Friday, 10 May 2013

Jokowi akan kuliahi 250 blogger di Solo


Jokowi akan kuliahi 250 blogger di Solo
Jokowi. ©2013 Merdeka.com


Sedikitnya 250 blogger dari Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara siap meramaikan Festival Blogger ASEAN 10 hingga 12 Mei 2013. Menyambut acara tersebut
Pemerintah Kota (pemkot) Solo telah melakukan berbagai persiapan infrastruktur yang dibutuhkan peserta. Di antaranya koneksi internet kecepatan tinggi di beberapa titik, khususnya di sekitar lokasi acara.

Kepala Seksi Jaringan Informatika dan Informasi Publik Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Surakarta, Taufan Redina mengatakan ada beberapa kegiatan yang memanjakan para peserta. Di antaranya jamuan makan malam secara khusus di rumah dinas Wali Kota Solo, yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dan Wakil Menteri Luar Negeri Wardana.

"Setelah pembukaan, 10 Mei akan diadakan seminar dengan pembicara Hermawan Kartajaya dan Gubernur DKI, Joko Widodo," ujar Taufan kepada wartawan Kamis, (9/5).

Beberapa kegiatan juga direncanakan di antaranya, melihat keindahan Candi Sukuh dan Candi Cetho di Karanganyar serta kunjungan ke proyek urban forest di bantaran Bengawan Solo. Kemudian lanjut Taufan, peserta juga akan diajak menyaksikan pertunjukan tari Mangkunegaran. Performing Art, pada 10-11 Mei 2013 di Istana Mangkunegaran.

"Kita juga akan ajak mereka menonton pertunjukan Sendratari Ramayana di Taman Balekambang. Pokoknya segala keunggulan Solo di bidang wisata, budaya, dan penanganan masalah sosial sengaja ditampilkan. Ini sekaligus sebagai promosi kota Solo dan sekitarnya," tambahnya.
http://www.merdeka.com

Sunday, 5 May 2013

Di Jabar dan Sumut tak laku, Jokowi dipakai di Jateng & Bali


Di Jabar dan Sumut tak laku, Jokowi dipakai di Jateng & Bali
Jokowi di Menteng. ©2013merdeka.com


Gubernur DKI Joko Widodo kerap kali ditunjuk menjadi juru kampanye bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari PDI Perjuangan. Sosok Jokowi yang merakyat seperti bisa menjadi magnet untuk menarik simpati warga.

Saat pemilihan gubernur Jawa Barat, Jokowi menjadi juru kampanye Rieke-Teten, begitu juga saat Pilgub Sumatera Utara, Jokowi berjuang untuk Effendi Simbolon dan Jumiran. Namun nasib berkata lain, dua pasangan itu kalah.

Meski begitu, PDIP sepertinya menilai Jokowi masih memiliki pengaruh yang besar untuk meraih suara. Mantan wali kota Solo itu kini didapuk menjadi juru kampanye pasangan Ganjar-Heru di Jawa Tengah, serta pasangan Puspayoga-Sukrawan di Bali.

"Meskipun Rieke dan Effendi kalah bukan berarti Jokowi tidak punya pengaruh. Belum tentu perolehan suara Rieke dan Effendi bisa sebesar itu jika juru kampanyenya bukan Jokowi," kata pengamat politik dari Sinergi Masyarakat (Sigma) Said Salahudin kepada merdeka.com, Minggu (5/5).

Said menilai, memang tidak ada kepastian jika calon pemimpin daerah yang 'dipromosikan' oleh Jokowi akan memenangkan Pilkada. Namun kehadiran Jokowi sedikit banyak membantu masyarakat untuk memilih calon yang dikampanyekan oleh Gubernur DKI itu.

"Masyarakat kan sudah pada pintar, meskipun Jokowi jadi jurkam tapi tetap saja yang dipilih bukan Jokowi, jadi Jokowi sifatnya hanya membantu," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, keberhasilan Pilkada bukan tergantung pada kualitas calon itu sendiri. Jika memang calon itu disukai rakyat, ditambah dengan Jokowi sebagai jurkamnya maka kemungkinan calon itu akan berhasil.

"Semua tergantung calonnya. Nilai Jokowi sebagai jurkam berbeda dengan Jokowi saat kampanye di Jakarta. Meskipun memberikan pengaruh tapi tetap kualitas calon yang lebih penting," tutupnya.
http://www.merdeka.com

Friday, 3 May 2013

Jokowi pamer bass Metallica di Balai Kota

Sambil bergaya, Jokowi menunjukkan sebuah bass yang diberikan oleh bassist Metallica Robert Trujillo kepada wartawan.


Sambil bergaya, Jokowi menunjukkan sebuah bass yang diberikan oleh bassist Metallica Robert Trujillo kepada wartawan.
©2013 Merdeka.com/M. Sholeh
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi memamerkan sebuah bass milik bassist Metallica Robert Trujillo yang diterimanya kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (3/5). 

Thursday, 2 May 2013

Jokowi: Lurah yang tolak lelang jabatan ketakutan


Jokowi: Lurah yang tolak lelang jabatan ketakutan
Jokowi. ©2013 Merdeka.com


Sistem seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan camat dan lurah telah digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, sejumlah peserta seleksi tidak mengikuti ujian kompetensi, termasuk salah satunya Lurah Warakas Jakarta Utara, Mulyadi.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku, sebelum lelang jabatan digelar, sudah menyosialisasikan dengan seluruh camat dan lurah. "Sudah ketemu dengan lurah semua, gak ada masalah," ujar Jokowi usai pembukaan dimulainya pengerjaan MRT di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (2/5).

Diakui Jokowi, mereka ada yang merasa keberatan dengan program lelang jabatan camat dan lurah. Namun, memurut Jokowi, hal itu adalah sesuatu yang wajar.

"Ada yang syok dan ada yang kaget, gak masalah. Karena mereka sudah nyaman dengan zona mereka," ujar Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu mengaku optimistis jika program lelang jabatan yang digulirkan akan menghasilkan pemimpin yang mampu melayani warganya. Jika ada camat dan lurah yang enggan mengikuti proses seleksi, hal ini karena sudah nyaman dengan zonanya.

"Ini sebuah ketakutan dan syok, mereka berada di zona kenyamanan," cetus Jokowi.
http://www.merdeka.com

Tuesday, 16 April 2013

Jokowi hadiri HUT Kopassus di Cijantung


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menghadiri peringatan ulang tahun Kopassus di Markas Cijantung, Jakarta Timur. Hari ini Korps Baret Merah itu tepat berusia 61 tahun.

"Bapak Gubernur akan menghadiri syukuran peringatan HUT ke-61 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Gedung Balai Komando Makopassus Cijantung Jakarta Timur," demikian informasi dari Humas Pemprov DKI Jakarta, Selasa (16/4).

Hubungan Jokowi dan Kopassus kian erat. Sebelumnya, tanggal 5 April lalu, Jokowi sudah blusukan ke markas pasukan baret merah ini. Dia berdiskusi dengan Kopassus soal pengelolaan sampah dan masalah Sungai Ciliwung.

Jokowi disambut hangat oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo. Mayjen Agus memberikan hadiah topi untuk Jokowi. Bukan sembarang topi, tetapi topi bertuliskan komando dengan tiga strip kuning tanda seorang perwira tinggi. Biasanya topi itu hanya digunakan oleh jenderal TNI.

Jokowi naik perahu karet bersama para prajurit Kopassus. Para prajurit baret merah ini memuji Jokowi sebagai gubernur yang punya kepedulian akan lingkungan.
merdeka.com