Showing posts with label Bom Boston. Show all posts
Showing posts with label Bom Boston. Show all posts

Sunday, 28 April 2013

Ibu Pelaku Bom Boston Pernah Masuk Daftar Teroris


Zubeidat Tsarnaeva. (Foto: AP) Zubeidat Tsarnaeva. (Foto: AP)


BOSTON - Pejabat pemerintahan Amerika Serikat (AS) mengungkapkan ibu dari dua orang yang diduga melakukan bom maraton Boston pernah masuk dalam database terorisme 18 bulan lalu, menurut pejabat pemerintah AS.

Zubeidat Tsarnaeva dan anak sulungnya, Tamerlan Tsarnaev dicatatkan setelah CIA dihubungi oleh Rusia pada 2011. Dilansir dari Metro, Sabtu (27/4/2013), pasangan ibu anak itu disebutkan adalah militan agama dan melakukan perjalanan ke Negara Adidaya tersebut.

Menurut para pejabat, pasangan tersebut masuk dalam daftar Terrorist Identities Datamart Database Environment (TIDE) tersebut termasuk teroris yang dikenal dan dicurigai, namun tidak selalu diduga melakukan kegiatan teroris.

Zubeidat yang kemudian kembali ke Rusia telah berulang kali mengatakan dia tidak percaya anaknya melakukan serangan yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 200 orang.

Dalam sebuah konferensi pers yang sangat emosional, dia berujar, "Amerika mengambil anak-anak saya jauh dari saya. Saya lebih suka untuk tidak tinggal di Amerika. Mengapa saya pergi ke sana? Saya yakin anak-anak saya tidak terlibat apa-apa," katanya.
okezone.com

Wednesday, 17 April 2013

Hadiri Acara Berkabung untuk Para Korban, Obama akan Kunjungi Boston



Boston - Tiga hari setelah ledakan bom di Boston, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dijadwalkan akan mengunjungi langsung lokasi kejadian. Obama juga akan menghadiri acara berkabung untuk mengenang para korban yang digelar warga setempat.

"Pada Kamis (18/4) pagi, Presiden akan mengunjungi Boston untuk berpidato dalam acara lintas agama yang didedikasikan kepada para korban yang tewas maupun yang mengalami luka parah pada aksi pengeboman Senin (15/4) di dekat garis finish Boston Marathon," demikian pernyataan Gedung Putih AS, seperti dilansir AFP, Rabu (17/4/2013).

Pengumuman ini dikeluarkan beberapa saat setelah penyidik federal AS, FBI mengumumkan pihaknya masih terus menyelidiki ledakan tersebut. Pelaku di balik ledakan yang menewaskan 3 orang dan melukai lebih dari 170 orang ini, masih misterius.

Meskipun aparat federal sudah melakukan sejumlah penggeledahan dan menginterogasi sejumlah pihak yang diduga terlibat.

Dua ledakan bom terjadi di dekat garis akhir (finish) event maraton Boston Marathon, yang berjarak 50-100 meter dari para pelari, pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Kedua ledakan bom itu terjadi hanya dalam selisih waktu sekitar 12 detik.

Dilaporkan 3 orang tewas, termasuk seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun bernama Martin Richard. Sedangkan, sebanyak 170 orang lainnya luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Boston. Sedikitnya 17 orang di antaranya saat ini dalam kondisi kritis. Dua WNI yang ikut lomba lari selamat.
detik.com